Archive for the ‘Rehat’ Category

Delapan Kebohongan Seorang Ibu Dalam Hidupnya

…Ngobrak-ngabrik email2 lama..menemukan message dari seorang teman..
Bagus pisan.. Semoga bisa mengingatkan kita semua.. 🙂
…Mom, I Love u..and I really Miss you..favorite-mommy-moments-bridgetz81

Dalam kehidupan kita sehari-hari, kita percaya bahwa
kebohongan akan
membuat manusia terpuruk dalam penderitaan yang
mendalam, tetapi kisah
ini justru sebaliknya. Dengan adanya kebohongan ini,
makna sesungguhnya
dari kebohongan ini justru dapat membuka mata kita dan
terbebas dari
penderitaan, ibarat sebuah energi yang mampu mendorong
mekarnya sekuntum
bunga yang paling indah di dunia.

Cerita bermula ketika aku masih kecil, aku terlahir
sebagai seorang
anak laki-laki di sebuah keluarga yang miskin. Bahkan
untuk makan saja,
seringkali kekurangan. Ketika makan, ibu sering
memberikan porsi nasinya
untukku. Sambil memindahkan nasi ke mangkukku, ibu
berkata : “Makanlah
nak, aku tidak lapar” ———- KEBOHONGAN IBU YANG
PERTAMA

Continue reading

Advertisements

Muhasabah Cinta

loveMuhasabah Cinta

EdCoustic


Wahai… Pemilik nyawaku
Betapa lemah diriku ini
Berat ujian dariMu
Kupasrahkan semua padaMu

Tuhan… Baru ku sadar
Indah nikmat sehat itu
Tak pandai aku bersyukur
Kini kuharapkan cintaMu

Reff. :
Kata-kata cinta terucap indah
Mengalun berzikir di kidung doaku
Sakit yang kurasa biar jadi penawar dosaku
Butir-butir cinta air mataku
Teringat semua yang Kau beri untukku
Ampuni khilaf dan salah selama ini
Ya ilahi….
Muhasabah cintaku…

Tuhan… Kuatkan aku
Lindungiku dari putus asa
Jika ku harus mati
Pertemukan aku denganMu

Islami Yaa Quds

..nasyid ini pernah dinyanyikan ikhwan-ikhwan di suatu acara. Jadi suka nasyidnya deh sejak itu.. (padahal suara mereka ga sebagus shouhar ya?? hehe…)406282037pngtrf_fs1

Islami Yaa Quds – – Shoutul Harokah

Islami ya qudsu inna lil fida’
Zi yadii in maaddatid-dunya yada
Abadan kan taskiini abada
Innai arju ma’a yaumi ghada

Islami ya qudsu inna lil fida’
Zi yadii in maaddatid-dunya yada
Abadan kan taskiini abada
Innai arju ma’a yaumi ghada

Huwa ma’ie qalbi wa ‘azmi lil-jihad
La amiilu la amallu la aliin

Huwa ma’ie qalbi wa ‘azmi lil-jihad
La amiilu la amallu la aliin

Laki ya…qudsu salaama wa salaaman ya bilaadii
In rama…baghyus-sihaama
Attaqiiha bi fuaadii
Waslami fii kulli hiin (x2)

Muslimun ana banaani man bana
Masjidal aqsal-lazi ayantana
Waqfatus-sokhrati fiima bainana
Bi wuquufid-dahri waqfati ana

Muslimun ana banaani man bana
Masjidal aqsal-lazi ayantana
Waqfatus-sokhrati fiima bainana
Bi wuquufid-dahri waqfati ana
Lilkifaahi wal jihadi lil bilad
La amiilu la amallu la alin

Lilkifaahi wal jihadi lil bilad
La amiilu la amallu la alin

Laki ya…qudsu salaama wa salaaman ya bilaadii
In rama…baghyus-sihaama
Attaqiiha bi fuaadii
Waslami fii kulli hiin (x2)

Islami ya qudsu inna lil fida’
Zi yadii in maaddatid-dunya yada
Abadan kan taskiini abada
Innai arju ma’a yaumi ghada

Huwa ma’ie qalbi wa ‘azmi lil-jihad
La amiilu la amallu la aliin

Huwa ma’ie qalbi wa ‘azmi lil-jihad
La amiilu la amallu la aliin

Lil ulaa abna’al-qudsi lil ulaa
Wa bi qudsi syarri fil-mustaqbala
Wa fidalli qudsi lid-dunya falaa
Ado’ul islami lillah awwala

Lil ulaa abna’al-qudsi lil ulaa
Wa bi qudsi syarri fil-mustaqbala
Wa fidalli qudsi lid-dunya falaa
Ado’ul islami lillah awwala

Jaanibal aisaaru qalbuhul fu’aad
Wa bilaadi hiya bi janbil-yamin

Jaanibal aisaaru qalbuhul fu’aad
Wa bilaadi hiya bi janbil-yamin

Laki ya…qudsu salaama wa salaaman ya bilaadii
In rama…baghyus-sihaama
Attaqiiha bi fuaadii
Waslami fii kulli hiin (x2)

Kalo mo download, ini link-nya

http://www.4shared.com/file/76961240/4ff46c31/Islami_Yaa_Qudswwwlaris-manismp3blogspotcom.html?s=1

Lagu Ko-As yang Aneh..

Baru dapet lagu baru(ga update banget…soalnya orang2 udah dapet lagu ini sejak kali pertama mereka menjejakkan kaki di FK Unpad) yang kalo kata orang Jakarta mah “gokil abis”.
Lagunya bercerita tentang kehidupan seorang ko-as yang sepanjang hari tenaganya ”diperas” untuk bekerja (apa belajar ya?? yah, bekerja untuk belajar sih sebenernya..) di rumah sakit.. Haha.
Ga bisa berhenti ketawa waktu denger lagu ini. Persis waktu saya denger lagu Mahasiswa Rantau-nya PHB. Laugh over Loud!! Ga berhenti ketawa, apalagi kalau ngedengerin lagunya bareng temen. Ketawa massal deh..

ist2_7251201-young-doctor-with-medical-wallpaperLirik lagunya kira- kira begini..

Pagi-pagi beta sudah harus buka mata
Pergi mandi, sikat gigi, mana masih ngantuk
Tapi yang namanya koas mana pernah tidur puas
Tanpa sarapan pagi tetap pula langkahkan kaki
Menuju rumah sakit tempat ku berbagi
Temapat kerja Mana ga pernah digaji
Oh kodung padahal eike sarjana kedokteran
Tapi dihargai cuma dengan nasi rantangan

Eike brtugas dalam bangsal berbau tengik
Dimana pasien yang masuk akut malah jadi kronik
Kumulai follow up hitung nadi dan nafas
Specule2 pake steto just to make sure everything’s all right
Selanjytnya tulis resep lanjut terapi
Sambil nunggu visit dokter ke kamarku ini

Tiba2 perawat mengetuk pintu itu tandanya pasien baru

Ibu apa keluhannya?
Batuuuk
Batuk sudah brapa lama?
3 bulan
Apa batuknya campur darah?
Iyaaa
Suka keringat kalau malam??
iya
Nafsu makan bagaimana?
Tuuruun..
Berat badan turun berapa?
20 kiloo
Apakah pernah minum obat?
Iyaa..tapi..
Lalu, kenapa berhenti minum obbaat???

Jam2 siang sudah waktu pulang
Tapi eik harus tetap disini karena eik jaga siang
Malam hapeku berbunyi sms dari ….
Diajak ke kefe jalan2 dimari
Tapi sore2 baby ga bisa
Bukannya ga mau, tapi eik takut ditembak lagi

Jaga atau lari? Malas jaga tapi lari eik ga berani
Lari atau lari…? lari atau lari…?
Dan pemenangnya adalah…LARI!!
Eik ambil kunci motor, helm, jaket semua lengkap
Siap untuk take off tinggal tunggu moment yang tepat

Tapi tiba2 terdengar suara..
toktoktok
Pasien baruuu

Kakek apa keluhannya??
Be*ak-bee*aaaak
Be*ak sudah berapa lama??
Satuu buulaann
Sehari berapa kali ber*k??
Lima kaliii
Ta*nya encer atau ampas?
Encer gitu loh
Kakek apa ada demam?
Demam?ada, demam..
Deman sudah berapa lama?
Dua buulaan
Kakek apa pake narkoba?
Pake
Kek, kenapa pake narkoba
Gaaaul gitu lohh..

Lemah lunglai eike masih di bangsal
Bodi sudah ga tahan mata sudah pegal
Eik pergi ke kamar koas bobo memeluk bantal

Tetapiii..ketukan itu lagiii
Oh dodong…pasien baru lagi
Eike ga kuat lagi eik ga tahan lagi

Teman jagaku tidur kayak koas mati
Teman betapa teganya dirimu
Membiarkanku digilir pasien baru
Bukankah aku dan kamu teman sejawat?
Selalu bantu2 dalam kondisi gawat?

Ya sudahlah teman nikmati saja tidurmu
Pasien baru tak bisa lama menunggu..
Kuambil tas alatku kupakai baju koasku
Demi bangsa dan nengaraku aku maju

Ibu apa keluhannya???
Batuuk
Batuk sudah berapa lama??
2 hari
Apa ibu batuk sambil mencret?
Hah?
Atau mencret sambil batuk?
Sembarangan!
Apa ibu pakai narkoba?
Sopan.
Hhhoooooaaahhh….

…maap, banyak missingtext dan mal-lyrics..abis ada bahasa daerahnya sih,,yang sulit dimengerti..hehe

Lagu diakhiri dengan adegan si koas ditembak gara2 dia tidur waktu periksa pasien..
Haha..mungkin kalau saya tulis disini jadi ga lucu lagunya..tapi kalo didengerin bisa bikin ketawa… Terutama pas bagian koas meng-anamnesis kakek2 yg be*ak2..hehe

Mungkin itu nanti kehidupan yang akan saya lalui di masa koas saya. Pergi pagi pulang malem, atau bahkan baru pergi malem karena harus jaga..Waduh,,,baru denger lagu lucu aja udah sedikit bikin jiper. Syerem. Mana konon kabarnya susternya galak-galak, dokternya suka nanya-nanya banyak hal untuk nguji koas, ditambah suasana lorong rumah sakit yang amat sangat spooky di malam hari..
Huhuhuuuu..
Alhamdulillah…masih punya satu setegah tahun lagi buat mempersiapkan diri…

seaching di google… keluar banyak tentang lagu ini. Ni lagu udah kaya “Indonesia Raya-nya koas” kali ya..Lagu kebangsaan gitu.. Yang bikinnya ternyata dokter lulusan FK Unhas(eh, dah lulus belom ya? kayaknya sih udah..). Aduh dok,,,sempet2nya yah, bikin lagu. subhanallah.. 😉

kalo penasaran pengen denger lagunya, cari aja di google.pasti banyak hasilnya..dan silahkan tertawa sepuasnya..

Sebenar – Benar Cinta

love_heartTuhan betapa aku malu atas semua yang Kau beri

Padahal diriku terlalu sering membuatMu kecewa

Entah mungkin karena ku terelena

Sementra Engkau beri aku

kesempatan berulang kali agar aku kembali

Dalam fitrahku sebagai manusia untuk menghambakanMu

Betapa tak ada apa2nya aku di hadapanMu

Aku ingin mencintaiMu setulusnya

Sebenar2 aku cinta

Dalam doa, dalam ucapan, dalam setiap langkahku

Aku ingin mendekatimu selamanya, sehina apapun diriku

Kuberharap untuk bertemu denganmu ya Rabbi

We Will Not Go Down

We Will Not Go Down

Michael Heartgaza-bombeds600x600

A blinding flash of white light
Lit up the sky over Gaza tonight
People running for cover
Not knowing whether they’re dead or alive

They came with their tanks and their planes
With ravaging fiery flames
And nothing remains
Just a voice rising up in the smoky haze

We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight

Women and children alike
Murdered and massacred night after night
While the so-called leaders of countries afar
Debated on who’s wrong or right

But their powerless words were in vain
And the bombs fell down like acid rain
But through the tears and the blood and the pain
You can still hear that voice through the smoky haze

We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight

Untaian Nasihat Tuk Para Pejuang di Jalan Da’wah

Saudaraku,

Rahmat Allah ‘Azza Wa Jalla adalah hak setiap kaum beriman. Inilah yang dikatakan para salafus shalih :” Kasihan para orang yang lalai, mereka keluar dari dunia, tapi tidak sempat merasakan sesuatu yang paling indah di dunia.

Tabi’in yang lain mengatakan :” Andai para raja itu tahu kebahagiaan yang kami miliki, pastilah mereka rebut
kebahagiaan itu dengan pedang-pedangnya.”

Saudaraku,

Renungkanlah firman Allah ‘Azza Wa Jalla,” Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang yang menyeru Rabbnya
di pagi dan senja hari dengan mengharap keridhoan-Nya..” ( Q.S: Al Kahfi:28 )

Saudaraku,

Tak ada yang lebih indah dari kebersamaan dan menjalin kedekatan dengan Allah ‘Azza Wa Jalla. Ketenangan jiwalah
yang akan terpancar dari semua usaha pendekatan diri kepada Allah ‘Azza Wa Jalla. Kedekatan dengan Allah ‘Azza Wa
Jalla yang akan menjadikan seorang pejuang saat di penjara seorang diri merasakan terbukanya pintu penjara justru
mengganggu konsentrasinya dari suasana ‘intim’ bersama Sang Khaliq. Ia memanfaatkan kondisi di penjara untuk
menyendiri dengan Allah ‘Azza Wa Jalla, berdzikir, tafakur, shalat dan berdo’a. Jika umumnya para tahanan sangat ingin
menanti waktu istirahat dimana pintu penjara dibuka, tapi sang pejuang itu justru mengatakan,” Jika pintu ini terbuka
maka keintimanku dengan Allah terganggu, dan aku justru merasa tidak tenang ketika pintu ini dibuka, dari pada pintu ini
tertutup.” ( Baina Rabbaniyah Wal Maddiyah, Mushthafa Masyhur, 86 )

Seperti itulah tenang dan nikmatnya bersama Allah ‘Azza Wa Jalla saudaraku. Mari letakkan hati kita disini. Bersama
Allah.

Saudaraku,

Seringlah mengunjungi saudaramu dalam jalan ini. Jangan jauhkan mereka dari hati. Sering-seringlah berkunjung,
bertatap muka dan memandang wajah mereka. Disanalah engkau akan menemui berkah hidup berjama’ah, yang dapat
memberi bekal bagi jiwa agar kita dapat melanjutkan perjalanan ini sampai tujuan akhir…ridha Allah dan Surga-Nya.

Saudaraku,

Jika ada di antara kita yang merasakan adanya jarak dan kesenjangan hubungan dengan kaum beriman, kembalikanlah
keadaan itu pada kualitas kedekatan hubungan kita dengan Allah ‘Azza Wa Jalla. Jika kita merasakan sulit memperoleh
simpati dan hati manusia, bandingkanlah kondisi itu dengan kondisi kita dalam menarik simpati dan cinta Allah ‘Azza Wa
Jalla.

Saudaraku,

Jiwa ini perlu tantangan dan benturan. Dalam suasana ada tantangan dan benturan yang memunculkan mujahadah atau
upaya keraslah akan muncul kualitas iman yang baik. Sayyid Quthb, pejuang da’wah Islam yang mati terdzolimi di tiang
gantung mengerti sekali tentang hal ini. Katanya,” Hakikat iman tidak akan terbukti kesempurnaannya dalam hati
Wahdah Islamiyah seseorang sampai ia menghadapi benturan dengan upaya orang lain yang berlawanan denagn imannya. Karena
disinilah, seseorang akan melakukan mujahadah kepadanya untuk menghalanginya dari keimanan. Disinilah cakrawala
iman akan tersingkap dan terbuka. Keterbukaan yang tidak pernah terjadi pada orang yang merasakan iman secara
datar.” ( Sayyid Quthb, Mustaqbal li Haadza Diin, 10  )

Saudaraku,

kita memang hamba-hamba Allah yang jauh dari kesempurnaan dan penuh kelemahan. Karenanya, selain menanamkan
niat dan tekad yang kuat, mari sama-sama tengadahkan tangan. Berharap dan berdo’alah kepada Allah ‘Azza Wa Jalla
agar kita diberi kekuatan dan keteguhan.

Saudaraku,

Mari lanjutkan iringan langkah kita. Bersama-sama menuntun dan saling memberi pelita agar langkah kita tidak
menyimpang dari jalan yang benar. Bersama-sama saling memompa semangat agar tekad kita terpelihara sampai tujuan
hidup terakhir.

“ Perjalanan panjang hanya bisa ditempuh dengan keseriusan dan berjalan waktu malam. Jika seorang musafir
menyimpang dari jalan, dan menghabiskan waktu malamnya untuk tidur, kapan ia akan sampai ke tujuan?” ( al fawaid
113)

Tetaplah disini saudaraku,

Kita mungkin akan melalui perjalanan yang lebih mendaki dan terjal. Tapi di sanalah kita berharap bisa bersama
merasakan kenikmatan yang kita idam-idamkan. Maka, ucapkanlah “ Alhamdulillah ” atas seluruh keadaan yang kita
alami. Meski kebersamaan ini sungguh menguras keringat dan meletihkan sendi-sendi.

Saudaraku,

Ada benteng perjalanan panjang di hadapan. Kita akan terus melangkah dan tak akan berhenti. Kita akan tetap bersamasama
berada di atas jalan ini. Mari saling berpegangan di jalan ini. Saling membantu bila ada di antara kita yang akan
jatuh ke dalam jurang. Bertahanlah, karena perjalanan kita di dunia ini tidak akan lama, dan hanya sebentar.
Bertahanlah…saudaraku.

Saudaraku,

Selamat jalan. Selamat berjuang. Semoga Allah ‘Azza Wa Jalla mengumpulkan kita di surga kelak. Dalam naungan ridha
dan kasih-Nya.

Ilahi…Iringi tiap langkah kami dengan cinta-Mu…

Wallahu A’lam

Taken from: Berjuang di Dunia Berharap Pertemuan di Surga ( Refleksi Ruhani Pejuang Dakwah ), Muhammad Nursani

Teruntuk sahabat-sahabatku di jalan dakwah.. Sungguh, kalian adalah bekal bagiku untuk mengarungi jalan ini. Tanpa do’a dari kalian semua, mungkin sudah sejak dulu diri ini terlempar dan berpaling dari jalan ini. Uhibbukum fillah..Jangan pernah berhenti untuk saling mendo’akan..^^